Daftar Isi

Panduan Wisata Baduy Luar: Daya Tarik, Biaya & Cara ke Sana

Penulis: Egista
Panduan Wisata Baduy Luar: Daya Tarik, Biaya & Cara ke Sana

Wisata Baduy Luar jadi daya tarik tersendiri buat para pecinta budaya sekaligus penikmat alam. Mungkin, kamu jadi salah satu orang yang ingin menjelajahi tempat tinggal suku pedalaman di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten ini? 


Nah, Baduy Luar berbeda dengan Baduy Dalam. Apa bedanya? Cek penjelasannya dalam artikel ini! Lengkap dengan berbagai aktivitas seru yang bisa dilakukan di Baduy Luar, harga tiket hingga cara menuju perkampungan adat yang satu ini dari berbagai kota. 

Apa Itu Baduy Luar? Bedanya dengan Baduy Dalam yang Sering Bikin Bingung

Sebelum membahas perbedaan Baduy Luar dan Baduy Dalam, kamu harus tahu dulu soal Suku Baduy secara keseluruhan, ya! Suku Baduy adalah kelompok masyarakat adat Sunda yang tinggal di kawasan Pegunungan Kendeng, Desa Kanekes, Kabupaten Lebak. 


Dalam kepercayaan Suku Baduy, mereka meyakini bahwa mereka merupakan keturunan salah satu dewa bernama Batara Cikal yang bertugas untuk menjaga alam. Masyarakat Baduy pun berpegang teguh pada pikukuh yang merupakan pedoman hidup mereka untuk berbagai aspek kehidupan. 


Beberapa prinsip yang tercermin dalam pikukuh adalah menjaga alam, hidup sederhana, menaati adat, dan menjaga hubungan baik dengan sesama. Nah, di sini dia perbedaan dari Baduy Luar dan Baduy Dalam. 


Keduanya sama-sama menjunjung tinggi ajaran adat. Namun, Baduy Luar lebih terbuka dengan perkembangan zaman dan fleksibel dengan adanya modernisasi kehidupan, seperti memakai alas kaki, menggunakan listrik hingga bermain handphone. 


Sementara, Baduy Dalam masih sangat menjaga kemurnian ajaran adat. Mereka enggan dengan modernisasi, jadi tak pakai alas kaki, tak ada listrik, tak ada handphone, bahkan kendaraan. Nah, karena itu, komunikasi mereka dengan dunia luar juga terbatas.   


Soal lokasi, Baduy Luar berada di luar kawasan inti Baduy, sehingga wisatawan boleh mengunjungi kampung yang satu ini dengan lebih fleksibel. Berbeda dengan Baduy Dalam yang berada di kawasan inti, yaitu Cibeo, Cikartawana, dan Cikeusik, yang punya aturan lebih ketat. 

Apa Saja yang Bisa Dilakukan di Baduy Luar?

Keseruan menjelajahi Baduy Luar sudah bisa kamu rasakan sejak memulai perjalanan dari pintu masuknya di kawasan Ciboleger. Lalu, apa saja aktivitas seru yang bisa dilakukan di Baduy Luar? Ini dia gambaran lengkapnya buat kamu! 

Trekking di Alam

Kamu bisa menikmati alam sambil seru-seruan bareng teman seperjalanan. Dari pintu masuk di Ciboleger, kamu akan trekking menyusuri jalur yang masih asri di tengah perbukitan, sembari melewati hutan, dan sungai yang mempesona. 


Trekking dari pintu masuk menuju tempat tinggal Baduy Luar membutuhkan waktu sekitar 1-2 jam perjalanan dengan medan yang didominasi tanah dan batuan kecil yang menanjak dan menurun. 


Beberapa titik pun lebih licin karena akar pohonnya yang menjulur. Meski begitu, medannya cukup ringan dan cocok bagi kamu yang baru pertama kali mencoba trekking.

Melihat Kehidupan di Baduy Luar & Beli Kerajinan Tangan

Sesampainya di tempat tinggal Baduy Luar, kamu bisa merasakan bagaimana suasana perkampungan yang rumah-rumahnya masih mempertahankan arsitektur tradisional khas Baduy. 


Selain itu, kamu juga bisa melihat bagaimana kehidupan sehari-hari mereka. Ini jadi daya tarik tersendiri karena Baduy Luar punya pola kehidupan yang berbeda dengan kita. 


Meski Baduy Luar terbuka dengan modernisasi, tapi kehidupannya masih sangat sederhana. Kamu bisa melihat bagaimana mereka menenun dan membuat kerajinan, bahkan kamu juga bisa membeli hasil kerajinan tangan mereka untuk oleh-oleh. 

Menginap di Baduy Luar

Nah, kalau kamu ingin merasakan pengalaman hidup seperti warga Baduy asli, mungkin kamu bisa menginap semalam di rumah warga. Nantinya, kamu nggak hanya melihat, tapi juga menjalani langsung kehidupan mereka, mulai dari makan, tidur dan aktivitas lainnya. 


Pengalaman yang satu ini dijamin membekas di hatimu, karena rumah-rumah suku Baduy masih sangat alami dengan bambu dan kayu sebagai penopangnya. Di sini, kamu pun akan terbatas menggunakan handphone, jadi bisa lebih fokus menikmati suasana perkampungan dan berinteraksi dengan masyarakat Baduy.

Foto-foto Estetik

Meski penggunaan handphone terbatas, kamu tetap bisa mendokumentasikan perjalanan yang satu ini, loh! Jalur perbukitan, rumah tradisional, jembatan bambu, hingga suasana perkampungan bisa menjadi bagian menarik untuk didokumentasikan selama perjalanan.


Namun, jangan lupa untuk tetap memperhatikan aturan adat sebelum mengambil foto atau video. Ada beberapa area atau aktivitas tertentu yang tidak boleh sembarangan didokumentasikan. Jadi, sebaiknya minta izin terlebih dahulu, ya!

Aturan yang Wajib Dipatuhi Wisatawan Baduy Luar

Selama menjelajahi Baduy Luar, kamu wajib mematuhi beberapa aturan berikut ini untuk menghargai masyarakat setempat:


  • Menghormati adat dan kebiasaan masyarakat Baduy Luar.

  • Menjaga sikap, perkataan, dan ketenangan.

  • Tidak boleh berpakaian minim.

  • Menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.

  • Tidak boleh mencabut atau merusak tanaman.

  • Tidak boleh membawa rokok, alkohol, sabun mandi kimia ke sungai.

  • Meminta izin ketika ingin mendokumentasikan sesuatu.

  • Mengikuti aturan tuan rumah jika menginap di rumah warga.


Aturan-aturan ini harus diperhatikan dengan detail dan jangan sampai dilupakan, ya! 

Berapa Biaya Wisata di Baduy Luar? Ini Rincian Lengkapnya

Kamu bisa berwisata ke Baduy Luar tanpa open trip dengan biaya tiket dan guide lokal berikut ini:


  • Tiket masuk: Rp5.000

  • Guide lokal: Rp150.000 - Rp250.000 per hari


Nah, kalau kamu suka kepraktisan dan nggak pengen ribet ngurus sendiri, ikut open trip juga bisa jadi pilihannya. Harganya bervariasi tergantung paket yang kamu pilih! 

Panduan Perjalanan ke Baduy Luar dari Berbagai Kota

Kalau masih bingung harus mulai dari mana untuk ke Baduy Luar, kamu bisa cek rincian perjalanan dari berbagai kota berikut ini!


  • Perjalanan dari Jakarta
    Dari Jakarta, kamu bisa naik KRL Commuter Line dengan tujuan akhir di  Rangkasbitung. Lalu, lanjutkan perjalanan ke Ciboleger menggunakan angkot, ELF atau DAMRI. Estimasi waktu perjalanannya sekitar 3-4 jam, dengan total biaya Rp33.000-Rp50.000.

  • Perjalanan dari Bandung dan Cimahi
    Kamu bisa naik BTM Travel menuju Rangkasbitung. Lalu, lanjutkan perjalanan dengan angkot/ELF atau DAMRI menuju Ciboleger. Durasi perjalanannya secara keseluruhan sekitar 5-6 jam, dengan biaya Rp170.000-Rp225.000.


  • Perjalanan dari Cilegon dan Serang
    Meski masih berada di dalam satu provinsi, perjalananmu dari Cilegon dan Serang menuju Baduy Luar bisa lebih praktis dengan BTM Travel atau DAMRI. Kalau dari Cilegon, kamu bisa turun di Rangkasbitung dan lanjutkan perjalanan menuju Ciboleger menggunakan angkot atau DAMRI. Sedangkan, kalau dari Serang, kamu bisa langsung naik DAMRI. Estimasi waktunya sekitar 2-4 jam, dengan biaya perjalanan Rp25.000-Rp110.000.


  • Perjalanan dari Balaraja dan Malingping

Kamu juga bisa naik BTM Travel dari Balaraja dan Malingping menuju Rangkasbitung, untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Ciboleger menggunakan angkot, ELF atau DAMRI. Perjalanan ini membutuhkan waktu 3-5 jam dengan biaya Rp95.000-Rp120.000.


Buat kamu yang berangkat dari Bandung, Cimahi, atau beberapa wilayah di Banten, BTM Travel bisa menjadi pilihan perjalanan untuk menuju Rangkasbitung. Jadwal dan harga tiketnya bisa kamu cek dalam Travel Rangkasbitung!


Sesampainya di rangkasbitung, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Ciboleger.

Tips Wisata Baduy Luar Supaya Tidak Menyesal

Nah, sebelum berangkat ke Baduy Luar, ada beberapa tips yang bisa diperhatikan agar perjalanan lebih aman, nyaman dan menyenangkan. Berikut beberapa di antaranya: 


  • Gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman dan tetap sopan.

  • Membawa barang seperlunya dan menjaganya agar tetap aman.

  • Siapkan uang tunai secukupnya.

  • Cek kondisi cuaca sebelum berangkat.

  • Siapkan fisik agar tetap fit selama perjalanan.


Selain itu, jangan lupa untuk selalu mentaati peraturan yang berlaku, ya! Nah, makin tertarik ga nih buat menjelajahi Baduy Luar? 


Yuk, rencanakan perjalananmu sekarang dan naik BTM Travel biar lebih praktis. Cek ketersediaan jadwalnya lewat website atau aplikasi BTM Travel! 


cta banner article

Wisata Baduy Luar jadi daya tarik tersendiri buat para pecinta budaya sekaligus penikmat alam. Mungkin, kamu jadi salah satu orang yang ingin menjelajahi tempat tinggal suku pedalaman di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten ini? 


Nah, Baduy Luar berbeda dengan Baduy Dalam. Apa bedanya? Cek penjelasannya dalam artikel ini! Lengkap dengan berbagai aktivitas seru yang bisa dilakukan di Baduy Luar, harga tiket hingga cara menuju perkampungan adat yang satu ini dari berbagai kota. 

Apa Itu Baduy Luar? Bedanya dengan Baduy Dalam yang Sering Bikin Bingung

Sebelum membahas perbedaan Baduy Luar dan Baduy Dalam, kamu harus tahu dulu soal Suku Baduy secara keseluruhan, ya! Suku Baduy adalah kelompok masyarakat adat Sunda yang tinggal di kawasan Pegunungan Kendeng, Desa Kanekes, Kabupaten Lebak. 


Dalam kepercayaan Suku Baduy, mereka meyakini bahwa mereka merupakan keturunan salah satu dewa bernama Batara Cikal yang bertugas untuk menjaga alam. Masyarakat Baduy pun berpegang teguh pada pikukuh yang merupakan pedoman hidup mereka untuk berbagai aspek kehidupan. 


Beberapa prinsip yang tercermin dalam pikukuh adalah menjaga alam, hidup sederhana, menaati adat, dan menjaga hubungan baik dengan sesama. Nah, di sini dia perbedaan dari Baduy Luar dan Baduy Dalam. 


Keduanya sama-sama menjunjung tinggi ajaran adat. Namun, Baduy Luar lebih terbuka dengan perkembangan zaman dan fleksibel dengan adanya modernisasi kehidupan, seperti memakai alas kaki, menggunakan listrik hingga bermain handphone. 


Sementara, Baduy Dalam masih sangat menjaga kemurnian ajaran adat. Mereka enggan dengan modernisasi, jadi tak pakai alas kaki, tak ada listrik, tak ada handphone, bahkan kendaraan. Nah, karena itu, komunikasi mereka dengan dunia luar juga terbatas.   


Soal lokasi, Baduy Luar berada di luar kawasan inti Baduy, sehingga wisatawan boleh mengunjungi kampung yang satu ini dengan lebih fleksibel. Berbeda dengan Baduy Dalam yang berada di kawasan inti, yaitu Cibeo, Cikartawana, dan Cikeusik, yang punya aturan lebih ketat. 

Apa Saja yang Bisa Dilakukan di Baduy Luar?

Keseruan menjelajahi Baduy Luar sudah bisa kamu rasakan sejak memulai perjalanan dari pintu masuknya di kawasan Ciboleger. Lalu, apa saja aktivitas seru yang bisa dilakukan di Baduy Luar? Ini dia gambaran lengkapnya buat kamu! 

Trekking di Alam

Kamu bisa menikmati alam sambil seru-seruan bareng teman seperjalanan. Dari pintu masuk di Ciboleger, kamu akan trekking menyusuri jalur yang masih asri di tengah perbukitan, sembari melewati hutan, dan sungai yang mempesona. 


Trekking dari pintu masuk menuju tempat tinggal Baduy Luar membutuhkan waktu sekitar 1-2 jam perjalanan dengan medan yang didominasi tanah dan batuan kecil yang menanjak dan menurun. 


Beberapa titik pun lebih licin karena akar pohonnya yang menjulur. Meski begitu, medannya cukup ringan dan cocok bagi kamu yang baru pertama kali mencoba trekking.

Melihat Kehidupan di Baduy Luar & Beli Kerajinan Tangan

Sesampainya di tempat tinggal Baduy Luar, kamu bisa merasakan bagaimana suasana perkampungan yang rumah-rumahnya masih mempertahankan arsitektur tradisional khas Baduy. 


Selain itu, kamu juga bisa melihat bagaimana kehidupan sehari-hari mereka. Ini jadi daya tarik tersendiri karena Baduy Luar punya pola kehidupan yang berbeda dengan kita. 


Meski Baduy Luar terbuka dengan modernisasi, tapi kehidupannya masih sangat sederhana. Kamu bisa melihat bagaimana mereka menenun dan membuat kerajinan, bahkan kamu juga bisa membeli hasil kerajinan tangan mereka untuk oleh-oleh. 

Menginap di Baduy Luar

Nah, kalau kamu ingin merasakan pengalaman hidup seperti warga Baduy asli, mungkin kamu bisa menginap semalam di rumah warga. Nantinya, kamu nggak hanya melihat, tapi juga menjalani langsung kehidupan mereka, mulai dari makan, tidur dan aktivitas lainnya. 


Pengalaman yang satu ini dijamin membekas di hatimu, karena rumah-rumah suku Baduy masih sangat alami dengan bambu dan kayu sebagai penopangnya. Di sini, kamu pun akan terbatas menggunakan handphone, jadi bisa lebih fokus menikmati suasana perkampungan dan berinteraksi dengan masyarakat Baduy.

Foto-foto Estetik

Meski penggunaan handphone terbatas, kamu tetap bisa mendokumentasikan perjalanan yang satu ini, loh! Jalur perbukitan, rumah tradisional, jembatan bambu, hingga suasana perkampungan bisa menjadi bagian menarik untuk didokumentasikan selama perjalanan.


Namun, jangan lupa untuk tetap memperhatikan aturan adat sebelum mengambil foto atau video. Ada beberapa area atau aktivitas tertentu yang tidak boleh sembarangan didokumentasikan. Jadi, sebaiknya minta izin terlebih dahulu, ya!

Aturan yang Wajib Dipatuhi Wisatawan Baduy Luar

Selama menjelajahi Baduy Luar, kamu wajib mematuhi beberapa aturan berikut ini untuk menghargai masyarakat setempat:


  • Menghormati adat dan kebiasaan masyarakat Baduy Luar.

  • Menjaga sikap, perkataan, dan ketenangan.

  • Tidak boleh berpakaian minim.

  • Menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.

  • Tidak boleh mencabut atau merusak tanaman.

  • Tidak boleh membawa rokok, alkohol, sabun mandi kimia ke sungai.

  • Meminta izin ketika ingin mendokumentasikan sesuatu.

  • Mengikuti aturan tuan rumah jika menginap di rumah warga.


Aturan-aturan ini harus diperhatikan dengan detail dan jangan sampai dilupakan, ya! 

Berapa Biaya Wisata di Baduy Luar? Ini Rincian Lengkapnya

Kamu bisa berwisata ke Baduy Luar tanpa open trip dengan biaya tiket dan guide lokal berikut ini:


  • Tiket masuk: Rp5.000

  • Guide lokal: Rp150.000 - Rp250.000 per hari


Nah, kalau kamu suka kepraktisan dan nggak pengen ribet ngurus sendiri, ikut open trip juga bisa jadi pilihannya. Harganya bervariasi tergantung paket yang kamu pilih! 

Panduan Perjalanan ke Baduy Luar dari Berbagai Kota

Kalau masih bingung harus mulai dari mana untuk ke Baduy Luar, kamu bisa cek rincian perjalanan dari berbagai kota berikut ini!


  • Perjalanan dari Jakarta
    Dari Jakarta, kamu bisa naik KRL Commuter Line dengan tujuan akhir di  Rangkasbitung. Lalu, lanjutkan perjalanan ke Ciboleger menggunakan angkot, ELF atau DAMRI. Estimasi waktu perjalanannya sekitar 3-4 jam, dengan total biaya Rp33.000-Rp50.000.

  • Perjalanan dari Bandung dan Cimahi
    Kamu bisa naik BTM Travel menuju Rangkasbitung. Lalu, lanjutkan perjalanan dengan angkot/ELF atau DAMRI menuju Ciboleger. Durasi perjalanannya secara keseluruhan sekitar 5-6 jam, dengan biaya Rp170.000-Rp225.000.


  • Perjalanan dari Cilegon dan Serang
    Meski masih berada di dalam satu provinsi, perjalananmu dari Cilegon dan Serang menuju Baduy Luar bisa lebih praktis dengan BTM Travel atau DAMRI. Kalau dari Cilegon, kamu bisa turun di Rangkasbitung dan lanjutkan perjalanan menuju Ciboleger menggunakan angkot atau DAMRI. Sedangkan, kalau dari Serang, kamu bisa langsung naik DAMRI. Estimasi waktunya sekitar 2-4 jam, dengan biaya perjalanan Rp25.000-Rp110.000.


  • Perjalanan dari Balaraja dan Malingping

Kamu juga bisa naik BTM Travel dari Balaraja dan Malingping menuju Rangkasbitung, untuk kemudian melanjutkan perjalanan ke Ciboleger menggunakan angkot, ELF atau DAMRI. Perjalanan ini membutuhkan waktu 3-5 jam dengan biaya Rp95.000-Rp120.000.


Buat kamu yang berangkat dari Bandung, Cimahi, atau beberapa wilayah di Banten, BTM Travel bisa menjadi pilihan perjalanan untuk menuju Rangkasbitung. Jadwal dan harga tiketnya bisa kamu cek dalam Travel Rangkasbitung!


Sesampainya di rangkasbitung, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Ciboleger.

Tips Wisata Baduy Luar Supaya Tidak Menyesal

Nah, sebelum berangkat ke Baduy Luar, ada beberapa tips yang bisa diperhatikan agar perjalanan lebih aman, nyaman dan menyenangkan. Berikut beberapa di antaranya: 


  • Gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman dan tetap sopan.

  • Membawa barang seperlunya dan menjaganya agar tetap aman.

  • Siapkan uang tunai secukupnya.

  • Cek kondisi cuaca sebelum berangkat.

  • Siapkan fisik agar tetap fit selama perjalanan.


Selain itu, jangan lupa untuk selalu mentaati peraturan yang berlaku, ya! Nah, makin tertarik ga nih buat menjelajahi Baduy Luar? 


Yuk, rencanakan perjalananmu sekarang dan naik BTM Travel biar lebih praktis. Cek ketersediaan jadwalnya lewat website atau aplikasi BTM Travel! 


cta banner article